Part2 kisah nyata cerita sedih anak bungsu.
ayah menyuruh ibu pulang kerumah keluarga nya meskipun ibu menangis dan tida mau aya tetap menyuruh ibu pulang dengan alasan ayah tidak bisa menafkahi kami, dengan terpaksa ibu pulang kerumah keluarga nya yang hanya tinggal nenek ku dan kakak ku yang ber umur 13thn kebutuhan hidup mereka hanya dari hasil nenek ku sebagai buruh tani dan kakak ku yang berjualan es mambo di sekolah, sebelum ibu pergi ibu berjanji pada ayah akan mencari kerja dan mengobati ayah, setelah 1 minggu kami di rumah nenek ibu memutuskan untuk pergi merantau ke salah satu kota di bekasih di sana ada paman ku yang kerja sebagai buruh pabrik bata merah, setelah mendapat ijin kami pun pergi bersama kakak dan nenek ku ketempat paman ku bekerja kami tinggal di rumah yang di sediakan oleh pemilik pabrik tersebut, sebulan sekali aku dan ibu pulang ke karawang untuk menengok ayah, hingga pada suatu saat pabrik mengalami kemacetan hingga kami mengalami kekurangan pendapatan, selang tiga bulan berlalu kami tidak bisa pulang menjenguk ayah, pada suatu saat kami bertemu seorang perantau yang kebetulan tetangga di kampung ayah ku dengan sangat terkejut aku, dia memeluk aku dan ibu ku sambil menangis, hal yang paling tidak kami inginkan ternyata terjadi, ayah ku meninggal 2 minggu lalu dan saat-saat terakhir nya kami tidak ada di samping nya bahkan saat pemakaman nya pun kami tidak ada, keluarga ayah ku tida ada yang tau alamat tempat kami sehingga mereka memutuskan untuk tida mengabari kami, hal yang sangat pahit dan menyedihkan di usia ku yang pas menginjak 3thn ayah ku meninggalkan ku untuk selama-lamanya-Masih bersambung ke part3 ya jangan lupa follow terimakasih sudah mampir di blog fakta dan cerita 🙏

Tidak ada komentar:
Posting Komentar